Showing posts with label Tugas Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Tugas Kuliah. Show all posts

Otak Manusia dan Fungsinya

1:05:00 AM Add Comment

 

Bagian-bagian Anatomi Otak Manusia

Otak merupakan organ penting pada tubuh. Bisa dibilang, semua emosi, sensasi, aspirasi, dan apapun yang kamu rasakan berasal dari otak. Setiap bagian otak dan fungsinya tentunya sangat berpengaruh terhadap kerja sistem organ lain dalam tubuh.  Selain itu, otak juga menjadi salah satu komponen sistem saraf pusat. Organ satu ini terhubung ke sumsum tulang belakang. Cara kerja otak dan hubungannya dengan bagian sistem saraf pusat inilah yang membuat kamu dapat menafsirkan informasi, sehingga bisa memahami dan mengartikan apa yang terjadi pada kondisi sekitar.

Secara garis besar, ada 3 bagian utama pada otak, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brainstem). Penjelasannya sebagai berikut ;

 

1.      Otak besar (cerebrum)

Seperti namanya, cerebrum adalah bagian otak yang paling besar. Bagian ini terbagi lagi menjadi dua, yaitu otak sisi kanan dan kiri. Bagian kanan memiliki peran untuk mengendalikan pergerakan tubuh pada sisi kiri, sedangkan bagian kiri berperan sebagai kendali gerakan tubuh pada sisi kanan.  Cerebrum memiliki tanggung jawab atas banyak proses, termasuk:

a)      Memulai dan mengendalikan gerakan.

b)      Berpikir

c)      Emosi.

d)      Menyelesaikan masalah.

e)      Belajar. 

 

Selain itu, cerebrum juga bertanggung jawab atas kepribadian seseorang. Jika kamu mengalami trauma pada bagian otak ini, khususnya pada lobus frontal, orang lain seperti teman dan keluarga mungkin melihat ada perubahan sikap, suasana hati, dan emosi pada dirimu. Otak besar juga memiliki area permukaan luar yang bernama cerebral cortex. Area ini menjadi tempat sel saraf membuat suatu koneksi yang populer dengan istilah sinaps, sistem saraf yang menjadi pengendali aktivitas pada otak. Sementara itu, cerebrum bagian dalam berupa sel saraf berselubung atau mielin. Fungsinya adalah menyampaikan semua informasi antara bagian otak dan saraf pada tulang belakang. Korteks serebral memiliki banyak lipatan dan permukaan yang luas dan besar, bahkan menyumbang hampir 50 persen dari total berat otak. Korteks serebral memiliki empat lobus, yaitu:

a)      Lobus frontal. Area ini berfungsi mengendalikan bahasa, fungsi motorik, memori, kepribadian, dan fungsi kognitif lainnya.

b)      Lobus temporal. Berisi area wernicke yang bertanggung jawab untuk memahami bahasa dan memroses ingatan, emosi, serta berperan dalam pendengaran dan persepsi visual. 

c)      Lobus parietal. Berfungsi memroses apa yang kamu lihat dan dengar, serta menafsirkan informasi sensorik lainnya. 

d)      Lobus oksipital. Bagian ini berfungsi menginterpretasikan informasi visual dan berisi korteks visual.

Korteks serebral terbuat dari materi abu-abu, yaitu tempat otak memroses informasi yang memiliki bubungan (gyri) dan lipatan (sulci). Bersama-sama, keduanya mengakomodasi pertumbuhan otak yang cepat pada manusia selama proses evolusi bertahun-tahun. 

2.      Otak kecil (cerebellum)

Cerebellum atau “otak kecil” berada pada bagian bawah otak besar, tepatnya pada bagian belakang kepala. Otak kecil berfungsi mengatur keseimbangan dan gerakan yang kamu pelajari, seperti berjalan dan memencet tombol, tapi tidak dapat memulai gerakan.  Adapun, cerebellum sensitif terhadap alkohol. Itulah sebabnya orang yang terlalu banyak minum alkohol akan mengalami masalah keseimbangan, terutama saat berjalan. Sementara itu, beberapa penelitian mengatakan bahwa otak kecil juga berperan dalam pembelajaran dan pengambilan keputusan.

3.      Batang otak (brainstem)

Bagian otak dan fungsinya berikutnya adalah batang otak, yang terdiri dari otak tengah, pons, dan medulla oblongata. Semuanya menghubungkan otak besar ke sumsum tulang belakang. 

a)      Otak tengah. Bertanggung jawab atas beberapa fungsi penting, seperti pendengaran dan gerakan. Otak tengah juga membantu merumuskan respons terhadap perubahan lingkungan, yang mencakup potensi ancaman. 

b)      Pon. Berperan dalam berbagai fungsi tubuh, seperti produksi air mata, berkedip, memfokuskan penglihatan, keseimbangan, dan ekspresi wajah. Bahkan 10 saraf kranial muncul dari pons yang terhubung ke wajah, leher, dan tubuh.

c)      Medulla oblongata. Berperan mengatur fungsi biologis yang penting untuk bertahan hidup. Misalnya, irama jantung, aliran darah, dan pernapasan. Bagian otak ini juga mendeteksi perubahan kadar oksigen dan karbondioksida darah. Respon reflektif seperti muntah, menelan, dan batuk juga berasal dari medulla oblongata.

 

4.      Bagian Otak Lainnya

Tidak hanya tiga bagian utama, bagian otak dan fungsinya juga termasuk beberapa hal berikut:

1)      Cairan serebrospinal

Cairan serebrospinal memiliki warna bening dan jernih. Bagian ini bertugas untuk mengelilingi dan melindungi bagian otak serta saraf tulang belakang. Tidak hanya itu, cairan serebrospinal juga berperan untuk membawa nutrisi dari darah menuju ke otak, dan menghilangkan limbah serta sisa metabolisme dari otak.  Cairan ini terbentuk pada ventrikel otak. Jumlahnya secara langsung berada pada kendali jaringan otak. 

2)      Meninges

Selanjutnya adalah meninges, lapisan atau membran tipis yang fungsinya sebagai penutup dan pelindung otak maupun saraf tulang belakang. Meninges memiliki 3 lapisan, yaitu duramater (lapisan luar yang paling tebal), arachnoid (membran tengah yang tipis), dan piamater (lapisan paling dalam).

 

3)       Corpus callosum

Bagian otak dan fungsinya yang tidak kalah pentingnya adalah corpus callosum. Bagian ini merupakan seikat serabut saraf yang ada pada belahan otak kiri dan kanan. Serabut saraf ini menjadi penghubung yang membentuk komunikasi antara kedua belahan otak tadi.

 

4)       Talamus

Lalu, ada pula talamus, struktur otak tengah dengan dua bagian atau lobus. Talamus berperan sebagai pemancar untuk sebagian besar informasi yang masuk dan berjalan pada otak dan semua sistem saraf tubuh. 

5)       Hipotalamus

Berikutnya, hipotalamus, struktur berukuran kecil yang terdapat pada bagian tengah otak, tepatnya pada sisi bawah talamus. Hipotalamus bertugas untuk mengontrol suhu tubuh, tekanan darah, sistem reproduksi, emosi, pola tidur, nafsu makan, dan produksi hormon.  Oleh karena memiliki peran yang sangat penting untuk kehidupan, sudah pasti kamu harus menjaga kesehatan organ satu ini dengan baik. Sebab, gangguan pada salah satu bagian otak bisa memicu terganggunya fungsi tubuh. 

6)       Kelenjar hipofisis (pituitari)

Pituitari atau kelenjar hipofisis merupakan organ berukuran kacang polong yang letaknya pada bagian dasar otak. Bagian ini bertugas untuk membuat hormon untuk mengatur sekaligus stimulasi kelenjar lain pada tubuh sehingga bisa bekerja optimal.  Adapun kelenjar yang diatur oleh pituitari adalah kelenjar adrenal dan kelenjar tiroid. Sementara itu, kelenjar hipofisis menghasilkan hormon seperti oksitosin, prolaktin, TSH, FSH, LH, hormon pertumbuhan, antidiuretik, dan adreno kortikotropin. 

 

7)       Ventrikel

Bagian otak dan fungsinya yang lainnya adalah ventrikel, ruangan yang isinya cairan pada bagian dalam otak. Terdapat 4 ventrikel pada otak, yaitu 2 ventrikel samping pada belahan otak besar, otak tengah, dan bagian belakang.  Ventrikel akan saling terhubung satu dengan lainnya melalui serangkaian tabung. Sementara itu, cairan yang ada dalam ventrikel selanjutnya disebut dengan cairan serebrospinal. 

 

8)       Kelenjar pineal

Selanjutnya, kelenjar pineal, kelenjar berukuran kecil yang terdapat pada ventrikel otak. Kelenjar ini berperan penting dalam produksi hormon melatonin yang memengaruhi pola tidur dan sistem reproduksi. 

9)       Saraf kranial

Kemudian, saraf kranial pada otak yang terdiri dari 12 pasang dengan fungsi yang sangat spesifik pada bagian kepala dan leher. Sepasang saraf kranial pertama ada pada otak besar, sedangkan 11 pasang yang lain ada pada batang otak.  Saraf kranial memiliki banyak fungsi. Bagian otak dan fungsinya ini termasuk mengontrol gerak otot wajah dan mata, menjaga keseimbangan tubuh, mengontrol otot dan kerja organ tubuh, dan memengaruhi indera pendengaran dan perasa. 

 

10)   Sistem limbik

Terakhir, sistem limbik yang bertugas untuk mengontrol rasa marah, takut, dan berpengaruh pada daya ingat seseorang.  Oleh karena fungsinya yang canggih dan sangat rumit, sampai saat ini belum ada ahli yang bisa mengetahui fungsi otak secara penuh. Inilah mengapa masih terus dilakukan banyak studi untuk mengetahui bagian otak dan fungsinya lebih jauh lagi. 

 


SUBSISTEM SDM KESEHATAN

12:05:00 PM Add Comment

Subsistem SDM Kesehatan

            Subsistem SDM kesehatan adalah pengelolaan upaya  pengembangan dan pemberdayaan sumber daya  manusia kesehatan, yang meliputi: upaya perencanaan,  pengadaan, pendayagunaan, serta pembinaan dan  pengawasan mutu SDM kesehatan untuk mendukung  penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna  mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang  setinggi-tingginya. 





EPIDEMIOLOGI PENYAKIT JANTUNG KORONER

3:48:00 PM Add Comment


Ilustrasi jantung koroner


Penyakit ini merupakan penyebab nomor satu dari serangan jantung dimana pada beberapa orang dapat menyebabkan kematian, penyempitan pada pembuluh darah koroner membuat darah tidak dapat diantar menuju otot jantung dengan semestinya. Arteri yang sempit, karena timbunan plak yang mengeras akan membuat suplai oksigen ke jantung terhambat, akibatnya jantung mengalami kontraksi mendadak yang memicu serangan jantung.




Terdapat beberapa jenis penyakit jantung bawaan, di antaranya adalah:

v  Stenosis katup aorta.

v  Stenosis katup pulmoner.

v  Anomali Ebstein (AE).

v  Transposisi arteri besar (TAB).

v  Koartktasio aorta.

v  Patent ductus arteriosus (PDA).

v  Truncus arteriosus.

v  Defek atau kecacatan pada septum.

v  Tetralogy of Fallot (ToF). 



Makalah Hidroponik

3:02:00 PM Add Comment

        

Biologi Mapiha
Hydroponik stroberry di samping rumah 


        Bercocok tanam merupakan kegiatan yang sejak dahulu telah dilakukan oleh nenek moyang kita. Kegiatan bercocok tanam lebih terkhusus pada sektor pertanian yang dapat menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat/petani. Petani telah terbiasa melakukan sistem konvensional dalam bertani, yaitu dengan mengolahan lahan terlebih dahulu, kemudian menunggu hujan turun adalah waktu yang tepat untuk menanam. Tentu saja ini bukan lah kegiatan yang efektif jika dibandingkan antara zaman dahulu dan zaman modern seperti saat ini.


PERBEDAAN BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN

9:02:00 PM Add Comment

      

Perbedaan Bioteknologi modern dan konvensional


Kali ini kita akan membahas tentang perbedaan dan persamaan serta contoh dari bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern yang seharusnya teman-teman sudah mengetahuinya.

Untuk bisa mengetahui perbedaan antara bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian bioteknologi konvensional terdahulu dan kemudian kita akan bahas mengenai bioteknologi modern.

Bioteknologi Konvensional

        Pengertian dari bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang di dalam pelaksanaannya masih memanfaatkan mikroba atau organisme yang bisa menghasilkan sebuah produk. Seperti senyawa kimia atau produk lain dengan memanfaatkan aktivitas mikroba dan belum menggunakan enzim.

        Ciri dari bioteknologi konvensional diantaranya sudah dikenal sejak awal peradaban manusia. Jenis bioteknologi ini menggunakan langsung hasil yang diproduksi oleh mikroorganisme maupun organisme berupa senyawa kimia atau bahan pangan tertentu yang memberikan manfaat untuk manusia.

        Mikroorganisme yang digunakan relatif terbatas dan peralatan yang dipakai juga sederhana. Inilah yang menjadi perbedaan bioteknologi konvensional dan modern. Contoh dari bioteknologi konvensional diantaranya adalah pembuatan tape, kecap, tempe, dan tuak. Di dalam bioteknologi konvensional, umumnya proses produksi ini hanya memanfaatkan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri.


Bioteknologi Modern

        Setelah mengetahui pengertian dan contoh bioteknologi konvensional, maka akan lebih baik bila anda juga mengetahui seperti apa bioteknologi modern itu. Tujuannya agar anda bisa mengetahui perbedaan dari keduanya.

        Umumnya bioteknologi modern dilakukan dengan memanfaatkan peralatan yang lebih canggih atau lebih modern. Diproduksi dalam jumlah besar serta menerapkan prinsip-prinsip ilmiah. Disamping memanfaatkan mikroorganisme bioteknologi modern juga bisa menggunakan bagian tubuh organisme seperti hewan dan tumbuhan. Ini menjadi salah satu perbedaan bioteknologi konvensional dan modern berdasarkan dari bahan pembuatannya.

        Bioteknologi modern merupakan bioteknologi yang menggunakan biologi sel dan molekuler agar bisa menghasilkan produk yang bermanfaat bagi manusia. Penerapan bioteknologi modern berdasarkan pada rekayasa biokimia dan rekayasa genetika.

        Rekayasa genetika merupakan sebuah metode pengambilan gen tertentu agar bisa menghasilkan organisme yang memiliki kelebihan atau keunggulan secara genetik. Sementara yang dimaksud dengan rekayasa biokimia misalnya pada penggunaan tangki reaktor yang bisa menumbuhkan mikroorganisme dalam proses biologis tertentu. Supaya tidak terkontaminasi oleh mikroorganisme yang lain.

        Perbedaan bioteknologi konvensional dan modern juga terlihat pada ciri-cirinya. Adapun berbagai macam ciri bioteknologi modern diantaranya mulai berkembang sejak ditemukannya DNA. Organisme atau mikroorganisme yang digunakan bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan kinerja genetik dari suatu organisme yang bermanfaat bagi manusia.

        Dalam bioteknologi modern, peralatan yang digunakan lebih modern dan canggih. Pemanfaatan mikroorganisme juga telah menerapkan teknologi yang modern. Berbagai macam contoh produk bioteknologi modern diantaranya adalah pada produksi asam amino, vaksin, pengolah limbah, obat pembasmi hama tanaman, serta penghasil logam.

        Perbedaan bioteknologi konvensional dan modern membuktikan bahwa ilmu bioteknologi sudah lama dikenal. Sampai saat ini teknologi sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bahkan di zaman yang serba modern ini, manfaat bioteknologi tidak dapat dipungkiri bagi manusia.

SISTEM INFORMASIH KESEHATAN

3:48:00 PM Add Comment
https://biologimapiha.blogspot.com
Ilustrasi : Sistem Informasih Kesehatan 

Data, Informasi, dan Indikator Kesehatan yang dikelola dalam penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan meliputi seluruh data, informasi, dan indikator yang diperlukan dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Data, informasi, dan indikator harus terinci dan terklasifikasi berdasarkan sifat, sumber, dan sistem yang berlaku umum.

ALKALOID

4:27:00 AM Add Comment
 
alkaloid
Alkaloid
Alkaloid adalah suatu golongan senyawa yang tersebar luas hampir pada semua jenis tumbuhan. Semua alkaloid mengandung paling sedikit satu atom nitrogen yang biasanya bersifat basa dan membentuk cincin heterosiklik (Harborne, 1984). Alkaloid dapat ditemukan pada biji, daun, ranting dan kulit kayu dari tumbuh-tumbuhan.

TANIN

4:17:00 AM Add Comment
 Tanin
Tanin


 Tanin merupakan senyawa umum yang terdapat dalam tumbuhanberpembuluh, memiliki gugus fenol, memilki rasa sepat dan mampu menyamakkulit karena kemampuannya menyambung silang protein. Jika bereaksi denganprotein membentuk kopolimer mantap yang tidak larut dalam air.

Mekanisme Kerja Enzim

1:48:00 PM Add Comment
Biologi kehidupan
Mekanisme Kerja Enzim


Sebelum memulai pembahasan tentang enzim, perlu dipelajari beberapa istilah, yaitu :
Energi aktivasi adalah minimal energi yang dibutuhkan agar suatu reaksi kimia dapat berlangsung, dan Katalis adalah suatu senyawa atau molekul yang dapat menurunkan energi aktivasi pada suatu reaksi.

IDENTIFIKASI LEMAK

1:37:00 AM Add Comment

A.   Pengertian dan Pembagian Lipid
Lipid merupakan senyawa yang tidak larut dalam pelarut polar seperti air, tetapi larut dalam pelkarut non polar, misalnya kloroform, eter, alkohol, dan pelarut non polar lainnya. Lipid memiliki beberapa fungsi utama, misalnya sebagaicadangan makanan ( energi ) utama,sebagai penyususn struktur membaran ( misalnya phospholipidas yang merupakan penyusun utama membrane sel ). ( Suhara, 2009 )

ALAMAT-ALAMAT BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

1:26:00 AM Add Comment
1)        Center For Development Studies
(Pusat Studi Pembangunan) IPB Bogor
Jl. Gunung Gede, Bogor 161653 – Indonesia
Telp. (0251) 328105, 344113, Fax. (0251) 344113
E-Mail : psp-ipb@bogor.wasantara.net.id.
2)        Balai Penelitian Getas (Getas Rubber Research Centre)
Jl. Patimura Km. 6, Tromol Pos 804, Salatiga 50702
Telp. (0298) 22504, Fax. (0298) 23075

BIOHERBISIDA ~ EKSTRAK DAUN BABANDOTAN

4:25:00 PM Add Comment


  1.   Latar Belakang
Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang tumbuh di tempat yang tidak dikehendaki oleh manusia, juga sebagai tumbuhan yang kehadirannya pada lahan pertanian dapat menurunkan hasil tanaman produksi dan menyerangnya secara perlahan tapi pasti melalui kompetisi terhadap air, unsur hara, cahaya dan ruang tumbuh (Soerjani et al. 1996).

TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN ~ PENGELOLAAN LIMBAH PADAT

4:09:00 PM Add Comment




A.     LATAR BELAKANG
                   Berbagai aktivitas di lakukan oleh manusia untuk memenuhi kesejahtraan hidupnya dengan memproduksi makanan minuman dan barang lain dari sumber daya alam. Selain menghasilkan barang barang yang akan di komsumsi, aktivitas tersebut juga menghasilkan bahan buangan yang udah tidak di butuhkan oleh manusia. Bahan buangan makin hari makin bertambah banyak. Hal ini erat hubungannya dengan makin bertambahnya jumlah penduduk di satu pihak, dan pihak lain dengan ketersediaan ruang hidup manusia yang relatif tetap.

FISIOLOGI HEWAN : SISTEM SARAF PADA MANUSIA

7:15:00 AM Add Comment
Sistem saraf adalah sistem organ pada hewan yang terdiri atas sel neuron yang mengkoordinasikan aktivitas otot, memonitor organ, membentuk atau menghentikan masukan dari indra, dan mengaktifkan aksi.
Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. 

ACRIOPSIS ADALAH

11:13:00 AM Add Comment
Acriopsis berarti berbentuk seperti Acrididae (belalang) – bila dilihat dari samping. Sedang liliifolia karena bentuk daunnya lanset (sempit memanjang) seperti daun bunga Lili berukuran kecil. Anggrek mungil ini bila tampak depan saat mekar akan membentuk susunan seperti tanda “+”. Jadi menurut saya nama terakhir ini lebih tepat, biar tidak membingungkan.



Unggulan Post

Warna Feses Bisa Menunjukkan Kondisi Kesehatan Anda.

Karikatur Fese dalam usus manusia  Feses merupakan hasil kotoran dari proses pencernaan. Kotoran ini terdiri dari sisa-sisa makanan yang tid...